Hidupku Tidak Akan Lengkap Tanpa Dia

 

Pengalaman yang paling indah dalam hidup ini adalah mengetahui dan merasakan kegembiraan menjadi seorang wanita. Apakah kegembiraan menjadi seorang wanita itu? Bagi saya kegembiraan itu mulai ketika saya bangun di pagi hari - dan berlanjut sampai saya tidur pada malam hari. Kegembiraan yang pertama adalah melihat suami saya masih tidur di waktu pagi, mengetahui bahwa dia berada di samping saya sepanjang malam. Melihat senyumnya yang masih mengantuk ketika ia bangun, dan mengetahui bahwa saya telah ikut ambil bagian dalam menimbulkan senyumnya itu. Ketika saya melihatnya mandi di pancuran, tubuhnya sangat berbeda dengan tubuh saya, saya mengagumi kejantanannya.

Kegembiraan itu adalah mengatur tempat tidur kami di pagi hari, memikirkan akan hari yang akan datang ini sebagai istrinya, dan menanti-nanti datangnya malam untukbisa berkumpul bersamadia lagi. Ketika ia berangkat ke kantor, saya merasa aman, karena mengetahui bahwa dia adalah pelindung dan juga pemberi nafkah.

Kegembiraan itu adalah melakukan pekerjaan rutin di rumah, menciptakan suasana yang santai untuk kami nikmati bersama-sama. Kegembiraan saya adalah pada saat saya melihat matanya bersinar dengan pesan khusus itu ketika ia kembali dari kantor: "Senang berada di rumah lagi dan aku senang kau berada di sini."

Kegembiraan saya adalah saat-saat pribadi yang saya lewatkan bersamanya, mengetahui bahwa ia membutuhkan saya juga. Ketika ia memeluk saya dan mengatakan, "Aku tidak dapat melakukannya tanpamu,"itulah ganjaran bagi saya - itulah kegembiraan saya. Hidup saya tidak akan lengkap tanpa dia!

Dalam hal ini saya tidak bisa dikatakan unik, karena bagi wanita yang merasa tenang dan bahagia, pengalaman yang paling membahagiakan adalah membagi hidup bersama orang lain. Dan wajar jika ia ingin membagi pengalamannya dengan seorang pria. Kita pernah mendengar bahwa wanita pertama diciptakan dari tulang rusuk pria yang pertama. Dengan demikian, mulai saat itu wanita menjadi bagian daripada pria.

Salah satu tanda peradaban yang maju adalah lembaga perkawinan. Lembaga ini telah mengalami pasang surutnya selama bertahun-tahun dan benar-benar diserang pada saat ini. Tetapi bagaimana pun, tampaknya lembaga ini tetap utuh. Tidak diragukan lagi lembaga ini merupakan suatu ikatan yang paling kuat yang telah ada, masih ada saat ini dan akan ada di antara dua manusia. Mungkin ini merupakan cara alam untuk memperbanyak umat manusia, atau mungkin ini merupakan ungkapan Tuhan akan bentuk cinta yang paling tinggi.

Saya percaya saya tidak hanya berbicara untuk diri saya sendiri tetapi untuk setiap wanita yang diberkati dengan dorongan dasar seksnya ketika saya mengatakan bahwa menjadi bagian dari seorang pria artinya menjadi seorang wanita secara utuh. Ini merupakan kenyataan emosional yang mempunyai berkat Tuhan. Cinta wanita pada seorang pria adalah dengan seluruh jiwa raganya.

Saya juga menemukan bahwa seorang wanita yang membagi hidupnya dengan seorang pria jauh lebih bahagia. Ia merasa lengkap dan turut berperan. Kesukaan dalam hati, perasaan.bahagia, tampak di wajahnya, senyumnya, cara bicaranya, dan dalam kapasitasnya yang mengagumkan untuk menikmati kehidupan. Lebih sering daripada tidak, seorang istri yang terbaik menjadi seorang ibu, kerabat dan teman yang terbaik. Ia bergaul dengan lebih baik dengan sesama dan lebih mampu menahan tekanan dan ketegangan hidup sehari-hari. Alasannya cukup sederhana: ia selalu mempunyai seseorang kepada siapa ia bisa bersandar, berbicara, mencintai, dan dicintai.

Dan jangan pernah meremehkan pentingnya cinta. Cinta merupakan arus dua arah dan keduanya sama pentingnya! Agar lebih jelas, saya ingin mengingatkan pada Anda bahwa memberikan cinta bisa sama membahagiakannya seperti menerima cinta. Ini merupakan suatu pengalaman yang paling kaya yang bisa dimiliki seorang wanita - yaitu mencintai suaminya. Seorang wanita yang memberi tampak lebih sempurna di dunia luar - ia berfungsi lebih baik, tampil lebih baik, bertindak lebih bijaksana. Tetapi lebih penting lagi, ia mempunyai perasaan damai yang dalam yang timbul karena ia mengetahui bahwa ia sempurna. Perasaannya yang menyenang-kan akan diperoleh kembali dari suaminya, sama seperti sebuah teriakan kegembiraan akan bergema kembali dari tembok sisi bukit.

Jika seorang wanita memberikan dirinya pada suaminya, dan mendukungnya secara total, di hadapannya telah tersedia sebuah karunia yang akan menciptakan relasi yang paling tenang dan lembut.
kisah cinta


Hidupku Tidak Akan Lengkap Tanpa Dia 4.5 5 enden fnurdina Pengalaman yang paling indah dalam hidup ini adalah mengetahui dan merasakan kegembiraan menjadi seorang wanita. Apakah kegembiraan menjadi...


No comments:

Post a Comment

Copyright © Informasi Kita.